Minggu, 17 Juni 2012

PACAR atau SAHABAT

Tampaknya, aku butuh seorang SAHABAT. Seseorang yang selalu ada disaat aku membutuhkan. Saat suka maupun duka. disaat gag ada makanan maupun ada. :D

Aku sudah bertahun-tahun berpetualang kemana-mana untuk mencari sosok sahabat yang sinkron dengan diriku. Tapi kayaknya belum ada yang benar-benar cocok.


Oo yah. . . setiap kali berbicara tentang sahabat, pasti sering disangkut-pautkan dengan pacar.
"Sebenarnya mana sich yang lebih penting, PACAR atau SAHABAT ?? "

Kebayakan orang dengan munafik menjawab "yang lebih penting itu SAHABAT ketimbang PACAR, karena sahabat terima kita apa adanya, tidak kayak pacar yang terimanya ada apanya". . .
aku tahu itu benar. . .

Namun, tidak ada satu orang pun yang dapat menyangkalnya.. coba lihat...
ketika kamu bahagia, siapa orang pertama yang bakalan kamu beritahu?? pacar atau sahabat??
85 % orang menjawab PACAR.
ketika kamu sedih ?? Siapa yang menjadi tempat bersandarmu ??
35 % menjawab PACAR, 65 % menjawab SAHABAT.

Survey membuktikan seseorang bakalan lebih condong ke pacarnya ketika mereka dalam kondisi baik dan berbahagia. Namun, sebaliknya mereka akan lebih condong ke sahabatnya ketika mereka dalam kondisi galau dan sebagainya. Sangat tragis bukan ?? sahabat hanya dijadikan tempat bersandar dan tempat meluapkan air mata.... segala beban ditanggung oleh sahabat dan segala kebahagian di berikan kepada pacar.

Nah... kalau sudah seperti ini kenyataanya...
lalu mana menurut kalian yang paling penting?? pacar atau sahabat??

makanya jangan egois dech.........

Sekarang, tugas rumah kita adalah bagaimana caranya kita agar dapat menyeimbangkan tugas dan fungsi antara sahabat dan pacar, agar tidak terjadi kecemburuan pada salah satu pihak.

Finally, ada yang mau gag bersahabat dengan ana ?? :D

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar